KATA
PENGANTAR
Dengan mengucapkan syukur atas
kehadirat Tuhan yang Maha Esa yang telah melimpahkan Rahmat, taufiq, dan
hidayah-Nya sehingga makalah ini dapat terselesaikan. Makalah ini disusun untuk
memenuhi tugas dari mata kulia” Filsafat pendidikan islam”. Makalah ini tidak
akan terwujud tanpa bantuan berbagai pihak, oleh karana itu pada kesempatan ini
disampaikan terimah kasih sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah
memberikan dorongan sehingga makalah ini
terselesaikan.
Saya menyadari bahwa makalah ini
masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun
sangat kami harapkan untuk perbaikan dan penyampurnaan tugas selanjutnya. Akhir
kata semoga apa yang telah kami kerjakan ini dapat bermanfaat bagi siapa saja
yang memerlukan.
Palu, 20 Mei 2014
Penyusun
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR ……..........………………………………………ii
DAFTAR ISI …………………………………………………………………..iii
BAB
I PENDAHULUAN
A. Latar
belakang ...………………………………………………... 1
B. Rumusan Masalah .....………………………………………………. 2
C. Tujuan ………………………………………………………...... 2
BAB
II PEMBAHASAN
A. Pengertian
Strategi Pembelajaran …………………………….......... 3
B. Model Pembelajaran ………………………………………….. 7
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan ………………………………………………………..... 11
B. Saran ………………………………………………………................ 12
DAFTAR PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
belakang
Pelaksanaan
pembelajaran yang aktif ,inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan baik yang
akan dilaksanakan di dalam maupun di luar kelas diperlukan persiapan yang
matang oleh pendidik semua mata pelajaran. Persiapan yang dimaksud adalah
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan skenario dalam pembelajaran.
Dalam penyusunan RPP seorang pendidik perlu memperhatikan pendekatan dan metode
jenis apa yang akan dipilih dan dipakai dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Pemilihan suatu pendekatan dan metode tentu harus disesuaikan dengan tujuan
pembelajaran dan sifat materi yang akan menjadi pembelajaran.Pada hakikatnya
tidak pernah terjadi satu materi pelajaran disajikan dengan menggunakan hanya
satu metode. Pembelajaran dengan menggunakan banyak metode akan menunjang
pencapaian tujuan pembelajaran yang lebih bermakna (Rustaman,2003:107). Hal ini
dilakukan agar tujuan pembelajaran yang telah disusun dapat tercapai dengan
baik.
Metode apa
yang paling tepat untuk diterapkan dalam suatu proses pembelajaran ? Hal itu
jelas harus dikuasai oleh guru. Lebih jelasnya adalah bahwa dalam Kegiatan
Belajar Mengajar (KBM) guru harus mampu menguasai berbagai metode yang paling
tepat sesuai dengan materi pelajaran yang diajarkan.
Penguasaan
terhadap metode, alat / media dan teknik pembelajaran ini harus diterapkan dan
tercermin dalam program pembelajaran. Jadi pada intinya proses pembelajaran
harus bervariatif, metode yang digunakan tidak monoton, sehingga potensi yang
ada pada masing-masing anak dapat dikembangkan secara optimal.
Berbagai
tuntutan di atas akan dapat terlaksana dengan baik apabila guru yang
bersangkutan memiliki kemampuan professional, artinya baik dalam motivasi untuk
mengajar maupun kemampuan secara teknis instruksional, guru tersebut
benar-benar dapat diandalkan.
Salah satu
bentuk profesionalitas seorang guru adalah jika yang bersangkutan mampu
menerapkan metode mengajar yang baik, salah satunya adalah metode diskusi dalam
pembelajaran.
B.
Rumusan
masalah
a.
Apa pengertian strategi pembelajaran?
b. Apa
pengertian dan model-model pembelajaran?
C.
Tujuan
a.
Untuk mengetahui apa pengertian dan strategi-strategi
pembelajaran
b. Untuk
mengetahui model-model pembelajaran.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Strategi Pembelajaran
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI), strategi adalah rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai
sasaran khusus. Syaiful Bahri Djamarah, mengartikan strategi adalah suatu
garis-garis besar haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang
telah ditentukan.
Strategi digunakan untuk memperoleh
kesuksesan atau keberhasilan dalam mencapai tujuan. Strategi berbeda dengan
metode, strategi menunjuk pada sebuah perencanaan untuk mencapai sesuatu,
sedangkan metode adalah cara yang dapat digunakan untuk melaksanakan strategi.
Dengan kata lain, strategi adalah a plan of operation achieving something;
Sedangkan metode adalah a way in achieving something.
Beberapa ahli pendidikan, memberikan
pengertian strategi pembelajaran dengan beragam, yaitu:
Ø Dewi
Salma Prawiradilaga. Strategi pembelajaran adalah upaya yang dilakukan oleh
perancang dalam menentukan tehnik penyampaian pesan, penentuan metode, dan
media, alur isi pelajaran, serta interaksi antara pengajar dan peserta didik.
Ø Wina
Sanjaya. Strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan)
termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya dalam
pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu.
Ø Made
Wena. Kata strategi berarti cara dan seni menggunakan sumber daya untuk
mencapai tujuan tertentu. Pembelajaran berarti upaya membelajarkan peserta
didik. Dengan demikian, strategi pembelajaran berarti cara dan seni untuk
menggunakan semua sumber bel ajar dalam upaya membelajarkan peserta didik.
Ø Mansur
Muslih. Strategi pembelajaran merupakan cara pandang dan pola pikir guru dalam
mengajar.
Dari beberapa pengertian strategi
pembelajaran, disimpulkan bahwa strategi pembelajaran merupakan pendekatan
dalam mengelola kegiatan, dengan mengintegrasikan urutan kegiatan, peralatan
dan bahan serta waktu yang digunakan dalam proses pembelajaran, untuk mencapai
tujuan pembelajaran yang telah ditentukan secara aktif dan efisien.
Strategi
pembelajaran diklasifikasikan menjadi enam, yaitu:
v Strategi
pembelajaran langsung
Strategi pembelajaran langsung merupakan
pembelajaran yang banyak diarahkan oleh guru. Bahan pelajaran disajikan dalam
bentuk jadi dan siswa dituntut untuk menguasai bahan tersebut. pembelajaran
langsung biasanya bersifat deduktif.
v Strategi
pembelajaran tak langsung
Strategi ini sering disebut inkuiri,
induktif, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan penemuan. Pembelajaran
berpusat pada peserta didik, guru hanya sebagai fasilitator, dan pengelola
lingkungan belajar, peserta didik diberi kesempatan untuk terlibat aktif dalam
proses pembelajaran.
v Strategi
pembelajaran interaktif
Pembelajaran ini menekankan pada diskusi
dan sharing diantara peserta didik. Diskusi dan sharing memberi kesempatan
peserta didik untuk bereaksi terhadap gagasan, pengalaman, pendekatan, pengetahuan
guru atau teman sebaya serta untuk membangun cara berfikir dan merasakan.
v Strategi
pembelajaran empiric (experiential)
Pembelajaran empirik berorientasi pada
kegiatan induktif, berpusat pada peserta didik, dan berbasis aktivitas.
v Strategi
pembelajaran mandiri
Strategi pembelajaran mandiri merupakan
strategi pembelajaran yang bertujuan untuk membangun inisiatif individu,
kemandirian, dan peningkatan diri.
Macam
– Macam Strategi Pembelajaran
Proses pembelajaran merupakan suatu hal
yang dilakukan untuk menyampaikan suatu materi terhadap siswa dari sumber
informasi yaitu guru. Strategi pembelajaran ini menjadi langkah awal yang harus
diketahui sebelum guru melakukan proses belajar mengajar pada siswa didalam
kelas. Banyaknya macam metode pembelajaran akan memudahkan para guru dalam
menyampaikan suatu materi terhadap penerima materi yaitu guru. Seorang guru
pasti akan menerapkan suatu strategi pembelajaran yang baik untuk menghasilkan
suatu prestasi kepada muridnya. Dengan strategi yang pas guru akan lebih mudah
dalam mengajar begitu juga dengan murid akan lebih mudah dalam menerima materi
dari sumber informasi tersebut.
Terdapat beberapa macam strategi
pembelajaran yang bisa diterapkan dalam proses mengajar. Berikut ini terdapat
beberapa strategi yang akan kami jelaskan secara singkat untuk memudahkan
proses belajar mengajar.
1. Strategi
Ekspositori.
Strategi inimerupakan strategi
pembelajaran yang menitik beratkan pada proses penyampaian materi secara verbal
dari guru kepada anak didiknya. Tujuan strategi yang menerapkan penyampaian
materi secara verbal supaya mampu menguasai materi pelajaran dari guru sehingga
mampu membawa hasil positif yaitu prestasi. Strategi ini merupakan salah satu
bentuk pendekatan pada proses belajar yang berorientasi kepada guru.
2. Strategi
Inquiry.
Didalam strategi ini terdapat beberapa
konsep yang harus dilakukan sehingga memudahkan proses pembelajaran. Salah
satunya adalah strategi pembelajaran iquiry SPI merupakan rangkaian kegiatan
pembelajaran yang menitik beratkan pada proses pemikiran secara kritis dan
analitis untuk menemukan setiap jawaban dari suatu pertanyaan.
3. Strategi
Inquiry Sosial.
Strategi pembelajaran dari kelompok
sosial untuk sekelompok masyarakat. Strategi ini bisanya dilakukan pada proses
penyuluhan dimana seseorang menjelaskan suatu materi dengan cara terjun secara
langsung pada masyarakat.
Dengan mengetahui beberapa strategi
pembelajaran diatas proses belajar mengajar akan lebih mudah dan membawa hasil
positif dengan menciptakan kualitas anak didik secara baik. Setiap strategi
pembelajaran memiliki kelemahan dan kelebihan secara sendiri sehingga setiap
orang pembimbing dalam proses pembelajaran bisa menyimpulkan secara sendiri
karena setiap orang itu berbeda dalam cara menyampaikan materi.
B. Model pembalajaran
Model
pembelajaran
diartikan sebagai prosedur sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman
belajar untuk mencapai tujuan belajar. Dapat juga diartikan suatu pendekatan
yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.Jadi, sebenarnya model
pembelajaran
memiliki
arti yang sama dengan pendekatan, strategi atau metode pembelajaran. Saat ini telah banyak dikembangkan
berbagai macam
model pembelajaran, dari yang sederhana sampai model yang
agak kompleks dan rumit karena memerlukan banyak alat bantu dalam penerapannya.
Ø Ciri-ciri
Model Pembelajaran
Ada beberapa ciri-ciri
model pembelajaran
secara khusus diantaranya adalah :
· Rasional teoritik yang logis
yangdisusun oleh para pencipta atau pengembangnya.
· Landasan pemikiran tentang apa dan
bagaimana siswa belajar.
· Tingkah laku mengajar yang
diperlukanagar model tersebut dapat dilaksanakandengan berhasil.
· Lingkungan belajar yang
duperlukanagar tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Ciri-ciri model pembelajaran Tahun
1950 di Amerika yang dipelopori oleh Marc Belt menemukan ciri-ciri dari model-model
pembelajaran, antara lain sebagai berikut :
· Berdasarkan teori pendidikan dan
teori belajar tertentu, misalnya model
pembelajaran inkuiri yang disusun oleh Richard Suchman dan dirancang
untuk mengembangkan penalaran didasarkan pada tatacara penelitian ilmiah. Model
pembelajaran kelompok yang disusun oleh Hebert Thelen yang dirancang untuk
melatih partisipasi dan kerjasama dalam kelompok didasarkan pada teori John
Dewey.
· Mempunyai misi atau tujuan
pendidikan tertentu.
· Dapat dijadikan pedoman untuk
perbaikan kegiatan pembelajaran di kelas.
d. Memiliki perangkat bagian model yang terdiri dari:
d. Memiliki perangkat bagian model yang terdiri dari:
· urutan langkah pembelajaran,yaitu
tahap-tahap yang harus dilakukan oleh guru bila akan menggunakan model
pembelajaran tertentu.
· prinsip reaksi, yaitu pola perilaku
guru dalam memberikan reaksi terhadap perilaku siswa dalam belajar.
· sistem sosial, adalah pola hubungan
guru dengan siswa pada saat mempelajari materi pelajaran. ada tiga pola
hubungan dalam sistem sosial yaitu tinggi, menengah, dan rendah. pola hubungan
disebut tinggi apabila guru menjadi pemegang kendali dalam pembelajaran.
pola hubungan disebut menengah apabila guru berperan sederajat dengan
siswa dalam kegiatan pembelajaran. pola hubungan disebut rendah apabila
guru memberikan kebebasan kepada siswa dalam kegiatan pembelajaran.
· sistem pendukung adalah penunjang
keberhasilan pelaksanaan kegiatan pembelajaran di kelas misalnya media dan alat
peraga.
Sedangkan model pembelajaran menurut Kardi dan
Nur ada lima model
pemblajaran yang dapat digunakan dalam mengelola pembelajaran, yaitu:
pembelajaran langsung; pembelajaran kooperatif; pembelajaran berdasarkan
masalah; diskusi; dan learning strategi.
Ø
Memilih Model Pembelajaran
Yang Baik
Sebagai seorang guru harus mampu memilih model
pembelajaran yang tepat bagi peserta didik. Karena itu
dalam memilih model pembelajaran, guru harus memperhatikan keadaan atau kondisi
siswa, bahan pelajaran serta sumber-sumber belajar yang ada agar penggunaan model pembelajara dapat
diterapkan secara efektif dan menunjang keberhasilan belajar siswa.
Seorang guru diharapkan memiliki motivasi dan semangat pembaharuan dalam proses pembelajaran yang
dijalaninya. Menurut Sardiman A. M. (2004 : 165), guru yang kompeten adalah
guru yang mampu mengelola program belajar-mengajar. Mengelola di sini memiliki
arti yang luas yang menyangkut bagaimana seorang guru mampu menguasai
keterampilan dasar mengajar, seperti membuka dan menutup pelajaran,
menjelaskan, menvariasi media, bertanya, memberi penguatan, dan sebagainya,
juga bagaimana guru menerapkan strategi, teori belajar
dan pembelajaran, dan melaksanakan pembelajaran yang kondusif.
Pendapat serupa dikemukakan oleh
Colin Marsh (1996 : 10) yang menyatakan bahwa guru harus memiliki kompetensi mengajar, memotivasi peserta didik, membuat model
instruksional, mengelola kelas, berkomunikasi, merencanakan pembelajaran, dan
mengevaluasi. Semua kompetensi tersebut mendukung keberhasilan guru
dalam mengajar.
Setiap guru harus memiliki kompetensi adaptif
terhadap setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan di bidang pendidikan, baik yang menyangkut perbaikan
kualitas pembelajaran maupun segala hal yang berkaitan dengan peningkatan prestasi belajar peserta didiknya.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Strategi adalah rencana yang cermat
mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus. Syaiful Bahri Djamarah,
mengartikan strategi adalah suatu garis-garis besar haluan untuk bertindak
dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan.
Strategi digunakan untuk memperoleh
kesuksesan atau keberhasilan dalam mencapai tujuan. Strategi berbeda dengan
metode, strategi menunjuk pada sebuah perencanaan untuk mencapai sesuatu,
sedangkan metode adalah cara yang dapat digunakan untuk melaksanakan strategi.
Dengan kata lain, strategi adalah a plan of operation achieving something;
Sedangkan metode adalah a way in achieving something.
Strategi pembelajaran diklasifikasikan
menjadi enam, yaitu:
v Strategi
pembelajaran langsung
v Strategi
pembelajaran tak langsung
v Strategi
intiraktif
v Strategiempiric
(experiential)
v Strategi
pembelajaran mandiri
Model
pembelajaran
diartikan sebagai prosedur sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman
belajar untuk mencapai tujuan belajar. Dapat juga diartikan suatu pendekatan
yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.Jadi, sebenarnya model
pembelajaran
memiliki
arti yang sama dengan pendekatan, strategi atau metode pembelajaran. Saat ini telah banyak dikembangkan
berbagai macam
model pembelajaran, dari yang sederhana sampai model yang
agak kompleks dan rumit karena memerlukan banyak alat bantu dalam penerapannya.
Ø Ciri-ciri
Model Pembelajaran
Ada beberapa ciri-ciri
model pembelajaran
secara khusus diantaranya adalah :
·
Rasional
teoritik yang logis yangdisusun oleh para pencipta atau pengembangnya.
·
Landasan
pemikiran tentang apa dan bagaimana siswa belajar.
·
Tingkah
laku mengajar yang diperlukanagar model tersebut dapat dilaksanakandengan
berhasil.
·
Lingkungan
belajar yang duperlukanagar tujuan pembelajaran dapat tercapai.
B.
Saran
Dengan adanya
berbagai teori yang telah diuraikan diharapkan lebih meningkatkan model
pembelajaran yang lebih baik dari waktu ke waktu.
DAFTAR PUSTAKA
Tim
Penyusun Kamus Pusat Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai
Pustaka, 2005).
Syaiful
Bahri Djamarah dkk, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: Rineka Cipta, 2002).
Roestiyah H.K, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: Rineka Cipta, 2008).
Dewi Salma Prawiradilaga, Prinsip Desain
Pembelajaran, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007).
Wina
Sanjana, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan,
(Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007).
Made
Wena, Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer, (Jakarta: PT Bumi Aksara,
2009).
Masnur
Muslich, KTSP Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, (Jakarta: PT. Bumi Aksara,
2007).
Hamruni,
Strategi Dan Model-model Pembelajaran Aktif Menyenangkan, (Yogyakarta: Fakultas
Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga, 2009).
terimakasih atas informasinya..
BalasHapusizin copy ya
BalasHapus