Minggu, 25 Mei 2014

ANALISIS SISTEM INFORMASI PENDATAAN KEARSIPAN KEPENDUDUKAN PADA KELURAHAN KAWATUNA





KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kesempatan dan kesehatan sehingga kami dapat menyelesaikan laporan hasil Observasi pada instansi Kelurahan Kawatuna, sebagai persyaratan penyelesaiaan Kuliah Kerja profesi ( KKP ) pada Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer ( STMIK ) Bina Mulia Palu.
Penulis bersyukur dengan adanya dorongan dan bantuan dari berbagai pihak khususnya dari teman – teman dan pembimbing, segala kesulitan dan hambatan yang di temui dapat kami selesaikan.
Dengan segala kerendahan hati, penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas segala bantuan berupa sumbangan pemikiran, arahan, dan saran kepada kami. untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang setulus – tulusnya kepada :
1.      Bapak Perdin, S.Sos.,M.Si selaku Lurah Kawatuna serta Staf – staf   yang telah memberikan izin kepada kami untuk melakukan penelitian (observasi ) demi terselesainya laporan ini  
2.      Bapak Hariyadi Darmawan, S.Kom selaku pembimbing yang dengan penuh perhatian dan tanggung jawab dalam membimbing kami selama melaksanakan penelitian (KKP).
3.      Seluruh teman-teman, rekan-rekan, sahabat-sahabat, yang telah memberikan saran, dukungan dan bantuannya dalam penyuusunan laporan ini.

Dengan segala keterbatasan waktu dan kemampuan yang ada, kami menyadari bahwa laporan ini masih sangat jauh dari kesempurnaan. oleh karena itu, kritikan dan saran sangat kami harapkan demi kesempurnaan laporan kelompok kami ini. Semoga hal ini bermanfaat bagi seluruh rekan-rekan pembaca.






Palu ,       Mei 2014

Penyusun




FLOW SISTEM YANG BERJALAN
DI KELURAHAN KAWATUNA

























                  DATA KEPENDUDUKAN
 



A           ABSEN
 



















                      Bagian 
          Kepegawaiaan

 


              REKAP
 





 













DAFTAR ISI


Halaman judul ..............................................................................................i
Halaman Pengesahan ...................................................................................ii
Kata Pengantar ............................................................................................iii
Daftar Tabel ................................................................................................iv
Daftar Gambar .............................................................................................v

BAB I PENDAHULUAN

1.1.            Latar Belakang perlunya di susun Laporan KKP ..................
1.2.            Rumusan masalah .................................................................
1.3.            Tujuan dan Manfaat penelitian ..............................................
1.4.            Batasan masalah ...................................................................
1.5.            Metode laporan (KKP) .......................................................
1.6.            Sistematika laporan (KKP) ................................................

BAB II  GAMBARAN UMUM  LOKASI  KKP
2.1.             Sejarah Singkat instansi     ....................................................
2.2.             Struktur organisasi instansi ...................................................
2.3       Tugas Pokok dan Fungsi.......................................................
BAB III GAMBARAN SISTEM ATAU TEKNOLOGI INFORMASI DI       INSTANSI KKP
3.1. Nama teknologi / sistem informasi ......................................
3.2. Alasan penerapan teknologi / Sistem ..................................
3.3. Manfaat yang di peroleh .....................................................
3.4. Tantangan atau kendala yang di hadapi ..............................
3.5. Personel yang terlibat ..........................................................
3.6. Alur kerja Sistem ................................................................
3.7. Pendapat Kelompok ............................................................
BAB IV MASALAH YANG POTENSIAL UNTUK DI JADIKAN TOPIK  /  JUDUL SKRIPSI
BAB V PENUTUP
            4.1.      Kesimpulan..........................................................................
4.2.      Saran....................................................................................






BAB 1
PENDAHULUAN

1.1.        Latar Belakang perlunya di susun Laporan KKP
Penelitian (KKP) merupakan suatu bentuk kegiatan belajar di luar kampus, hal tersebut dilakukan untuk memeperoleh pengalaman, baik untuk pengalaman kerja maupun pengalaman untuk menambah wawasan serta pengetahuan sesuai profesi dunia kerja, dengan dilakukannya penelitian (observasi) akan memotivasi mahasiswa untuk bisa mengembangkan kemampuan dalam menerapkan dan mengaplikasikan ilmu yang di dapat selama perkuliahan serta  mampu belajar memecahkan masalah  yang di dapatkan di instansi yang di tuju. Penelitian (KKP) ini merupakan salah satu bentuk  syarat untuk penyelesaian study akhir pada kampus STMIK BINA MULIA.
Adapaun dalam pembuatan laporan ini, kelompok kami mengangkat judul  tentang sistem informasi data kependudukan di kelurahan kawatuna dimana sistem yang ada di instansi ini masih sangat manual  baik dari segi pengoperasian komputer maupun pengolahan data-data kearsipan kepndudukan di antaranya dalam segi pelayanan masyarakat contonya pembuatan domisili (surat tempat tinggal) dimana setiap penduduk memiliki surat domisili. Untuk lebih jelasnya akan diuraikan pada bab berikut.

1.2.         Rumusan Masalah
                          Memberikan penjelasan dari hasil pengamatan selama melakukan penelitian (KKP) di KANTOR KELURAHAN KAWATUNA.

1.3.          Tujuan dan Manfaat Penelitian (KKP)
1.    Tujuan penelitian
a.    Memenuhi persyaratan guna menyelesaikan Program Pendidikan di STMIK Bina Mulia Palu .
b.    Membekali peserta didik dengan pengalaman yang sebenarnya dalam Dunia Kerja sebagai persiapan guna penyesuian dalam dunia Kerja.
c.     Menumbuhkan serta meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan kewajiban.

2.    Manfaat penelitian
a.     Peserta didik dapat mengenal dan menjelaskan lingkungan pengolahan Data suatu tempat Praktek Kerja Profesi  (KKP) atau Instansi,  agar menambah pengetahuan secara Prascital.
b.      Menambah pengetahuan peserta didik dalam hal penerapan materi pendidikan terhadap bidang pekerjaan yang sesungguhnya.


1.4.        Batasan Masalah
                        Dalam penulisan laporan (KKP) ini kelompok kami membatasi masalah hanya meliputi tentang data kearsipan kependudukan yang ad di kelurahan kawatuna.

1.5.        Metode laporan (KKP)
Metode laporan ini dengan melaksanakan penelitian (survey) langsung di kantor kawatuna, melakukan wawancara, serta mengumpulkan data-data yang diperlukan untuk penulisan laporan ini.

1.6.        Sistematika Laporan
Sistematika laporan disusun secara rinci sebagai berikut :

BAB I                     PENDAHULUAN
BAB II                    GAMBARAN UMUM LOKASI KKP
BAB III                               GAMBARAN SISTEM ATAU TEKNOLOGI INFORMASI DI INSTANSI TEMPAT  KKP
BAB IV                   MASALAH YANG POTENSIAL UNTUK DI JADIKAN TOPIK / JUDUL SKRIPSI
BAB V                    PENUTUP




BAB II
GAMBARAN UMUM LOKASI KKP
2.1.        Sejarah  Instansi Kelurahan Kawatuna

Pada tahun 1981 kawatuna sampai sekarang ini  beralih status menjadi kelurahan kawatuna sesuai ketetapan dari pemerintah kota palu 1901 sampai sekarang. Muly penjajahan sampai jaman kemerdekaan sekarang tercatat sudah 17 kali pergantian pemmpin atau kepala suku. Sepuluh pemimpin di antaranya di pilih berdasarkan aspirasi masyarakat, walau masih dalam bentuk demokrasi yang sederhana, sedangkan tujuh di antaranya di angkat oleh pemerintahan melaui penunjukan langsung. Adapaun susunan pemerintahan melalui tahun 1901 sampai sekarang sebagai berikut :dan sistem pengangkatannya pun sudah berubah dari hasil musyawarah desa menjadi sistem penunjukan langsung oleh kawatuna.
Adapun pimpinan  kawatuna dari awalnya berdiri pada tahun :

1.    Baradjiman 1901-1908
2.    Limpigau 1908-1912
3.    Lamandje 1912-1917
4.    Limpigau 1917-1921
5.    Parinawa 1921-1924
6.    Limpigau 1924-1927
7.    Palimgimpu 1927 (hanya 7 hari berkuasa karena kejam)
8.    Bulu 1927-1930
9.    Kambera 1930-1952
10.  Maja rapolele 1953-1980
11.  Sudin mandiguni 1980-1993
12. Thompa yotokadi 1993-1999
13.  Djois tayeb 1999-2002
14.  Drs. Yunus baso 2002-2006
15. Aris abdullah, SE 2006-2008
16. Drs. Yabidi 2008-2013
17. Perdin S.Sos M.Si 2013 sampai dengan sekarang

1.    Letak geografis

Kelurahan kawatuna merupakan salah satu dari dua belas kelurahan yang ada di kecamatan palu selatan yang memiliki luas wilayah 20,67 km2,  dengan bentuk permukaan tanah 50% dataran, 25 % perbukitan, 25% pegunungan, dan  250% m ketinggian dari permukaan laut, yang terbagi dalam 6 rukun warga  (RW) dan 15 rukun tetangga (RT).
Kelurahan kawatuna terletak pada bagian timur dari kota palu dengan batas-batas sebagai berikut :
·         Sebelah utara berbatasan dengan kelurahan poboya
·         Sebelah  timur berbatasan dengan kabupaten parigi  moutong
·         Sebelah selatan berbatasan dengan kelurahan petobo dan desa ngatabaru
·         Sebelah barat berbatasan dengan kelurahan lasoani dan kelurahan birobuli utara
Jarak orbitasi kantor kelurahan kawatuna dengan pusat-pusat pemerintahan adalah sebagai berikut :
·         Jarak ibu kota kecamatan               : 4 km
·         Jarak ke ibu kota kota                      : 2,5 km
·         Jarak ke ibu kota provinsi   : 6 km

2.    Keadaaan Penduduk

Bersdasar pada data penduduk secara umum kelurahan kawatuna kecamatan palu selatan kota palu selatan kota palu provinsi sulawesi tengah, bahwa penduduk kelurahan kawatuna sebagaiman tabel berikut di bawah ini
Tabel 1
Jumlah Penduduk menurut jenis kelamin
Kelurahan
Jenis kelamin
Kepala keluarga (KK)
Penduduk (jiwa)
Laki-laki
perempuan
Kawatuna
1.    247
1.315
710
2.    562

Tabel 2
Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin

Kelurahan
Pendidikan terakhir

Penduduk (Jiwa)
I
II
III
IV
V
VI
VII
VIII
Kawatuna
535
336
557
368
635
63
64
4
2.562

 Keterangan :
I                 : Tidak / Belum Sekolah
II                : Tidak Tamat SD / Sederajat
III               : Tamat SD / Sederajat
IV              : SLTP / Sederajat
V               : SLTA Sederajat
VI              : Diploma I/II/III
VII             : Strata I
VIII            : Strata II

Tabel 3
Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Kelurahan
Kelompok Umur
Penduduk
0-4
5-14
15-29
30-49
50-69
70->75
Kawatuna
271
463
784
699
322
21
2.562







Tabel 4
Jumlah Penduduk Berdasar Mata Pencaharian

No
Mata Pencaharian
Jumlah Orang
1
2
3
4
5
6
7
8


PNS
TNI / POLRI
PETANI
PERTUKANGAN
BURUH TANI
PENSUINAN
PETERNAK
PEDAGANG
114
5
1.011
74
33
41
165
34


Pada tabel 4 memperlihatkan bahwa mata pencaharian penduduk kelurahan kawatuna didominasi oleh masyarakat yang menggantungkan hidupnya dengan bermatapencaharian sebagai petani dengan cakupan persenyase mencapai 68,58 %.

3.    Kelembagaan

a.      Lembaga Pemerintah

Ada beberapa lembaga pemerintah yang berada di kelurahan kawatuna dengan bidang pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Lembaga-lembaga pemerintah ini di fungsikan dengan begitu optimal oleh masyarakat sebagai tempat pelayanan, baik pelayanan pendidikan, kesehatan dan juga pemerintahan. Berikut lembaga-lembaga pemerintah yang menjadi sarana pelayanan masyarakat sesuai tugas dan fungsinya.

Tabel 5
Lembaga-Lembaga Pemerintah Dan Sarana Pelayanan Masyarakat di Kelurahan Kawatuna


No
Lembaga Pemerintahan
Jumlah
1
2
3
4
5
6
7
Kantor Kelurahan
Sekolah Dasar Negeri /Inpres
Puskesmas
Puskesmas Pembantu
Poskesde
Akademi Perawat Donggala
TK Al-Hidayah (di kelola oleh yayasan TP.PKK. Kel.Kawatuna)
1
3
1
1
2
1
1


Selaiada beberapa lembaga pendidikan yang di kelola oleh pihak swasta, seperti SD Ibtidaiyah Al-Khairat dan pesantren Al-Falaq kawatuna.
b.   Lembaga Kemasyarakatan
                        Fungsi lembaga-lembaga kemasyarakatan di tingkat kelurahan adalah mitra dari pemerintahan kelurahan dalam menjalankan roda pembangunan dan kemasyarakatan. Keberadaan lembaga-lembaga kemasyarakatan ini sangat berpangaruh dan memberi warna bagi perkembangan dan juga kemajuan kelurahana secara menyeluruh. Lembaga kemasyarakatan juga mencitrakan sekaligus mencerminkan keadaan sosial budaya masyarakat secara umum dalam pembangunan kelurahan. Keikutsertaan mereka dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi akan memberi dampak yang sangat besar bagi kemajuan dan pember
dayaan masyarakat. Dari tabel 6 di bawah ini memperlihatkan betapa lembaga-lembaga kemasyarakatan di kelurahan kawatuna cukup banyak ragamnya. Hal ini mencitrakan bahwa masyarakat sangat terbuka dengan bentukan lembaga-lembaga lokal yang dapat memberi dampak positif bagi perbaikan dan pembangunan masyarakat setempat.

Tabel 6
Lembaga Kemasyarakatan di Kelurahan Kawatuna

No
Jenis Lembaga
Jumlah
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
LPM
Karang Tuna
BKM
KMS
TP-KK
Lembaga Adat
Majelis Taklim
WIA
Kelompok Tani / Ternak
Gapoktan
Bankamdes
TPA/Taman Pengajian Al-Qur’an
Posdaya
1
1
1
1
1
1
4
1
7
1
1
2
1



2.2.        Struktur organisasi kelurahan Kawatuna

 


                                                                                                           



 























2.3.1.1.1.1.1.1.1   Tugas Pokok dan Fungsi

1.         Tugas pokok Lurah, adalah sebagai penyusun rencana, mengkoordinasikan dan mempertanggung jawabkan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan dalam rangka pelaksanaa urusan pemerintahan umum dan irisan pemerintahahn daerah serta kesejahteraan sosial di wilayahnya.
                                                                                     
Fungsi Lurah :
·         Menyusun dan merumuskan rencana dan program kerja di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan sebagai pedoman kerja;
·         Memimpin, mengatur, membina dan menjelaskan pada bawahan agar pelaksanaan tugas pada baawahan. Sesuai bidangnya agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik dan lancar;
·         Meyelenggarakan tugas pelayanan pemerintahan umum dan pembinaan keagrariaan serta pembinaan politik dalam negeri serta pembinaan pemerintahan kelurahan;
·         Melaksanakan koordinasi dengan sekretaris untuk pembinaan karier;
·         Menilai prestasi kerja seksi dan sekretaris dengan cara mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas;
·         Melakukan korelasi tugas dengan instansi terkait dalam penyelenggaraan pemerintahan kelurahan, pelaksanaa pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan sesuai ketentuan perundangan yang berlaku;
·         Melaksanakan tugas di bidang pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan sesuai program yang ditetapkan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat;
·         Melakukan usaha dalam rangka menggerakkan dan menumbuh kembangkan partisipasi masyarakat dan swadayagotong royng masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku mempererat rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan;
·         Melaksananakan kegiatan dalam rangka pembinaan ketentraman , ketertiban dan kebersihan lingkungan wilayah sesuai program yang ditetapkan guna meningkatkan keamanan masyarakat;
·         Melaksananakn pembinaan terhadap organisasi-organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan lainnya dalam wilayah kelurahan;
·         Memaraf dan menandatangi naskah dinas sesuai dengan kewenangannya berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku;
·         Melakukan pemantauan terhadap penyelenggaraan tugas umum pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kesejahteraan sosial;
·         Memberikan informasi, saran, dan pertimbangan teknis pelaksanaan tugas kepada walikota;
·         Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.
         
Fungsi Sekretaris Lurah:
·         menyusun rencana dan program kerja tahunan sebagai pedoman;
·         memimpin dan melaksanakan tugas dalam bidang administrasi dan ketata usahaan, kepegawaian, keuangan dan rumah tangga;
·         membagi tugas kepada bawahan sesuai bidangya agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar;
·         menghimpun dan mengkordinasikan program di kelurahan yang berhubungan dengan pemerintahan umum pembinaan ketentraman dan ketertiban;
·         memberi petunjuk dan pembinaan kepada bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar;
·         menilai hasil kerja bawahan dengan cara mengevaluasi dan menilai hasil pelaksanaan tugas untuk pembinaan karir;
·         mengumpulkan bahan dalam rangka pembinaan wilayah ndan masyarakat;
·         menyusun dan mempersiapkan, memaraf atau menandatangani naskah dinas sesuai dengan kewenangannya berdasarkan perundang-undangan yang berlaku;
·         melaksanakan administrasi kepegawaian, keuangan, administrasi umum untuk menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi;
·         menginventarisasi, mengolah dan mengevaluasi data baik pemerintahan, pembangunan dan kemasyrarakatan;
·         menyajikan data potensi kelurahan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan sepengetahuan lurah, serta mempersiapkan bahan data admninistratif dalam melaksanakan rapat koordinasi;
·         memberikan saran alternatif kepada lurah untuk melancarkan pelaksanaan tugas;
·         melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai bidang tugasnya.
   
2.       Tugas Pokok Kepala Seksi Pemerintahan, adalah sebagai penyusun rencana, menyelenggarakan urusan pemerintahan umum dan pemerintahan kelurahan, administrasi kependudukan, catatan sipil dan keagrariaan serta membuat laporan pelaksanaan tugas.

Fungsi Kepala Seksi Pemerintahan:
·         Menyusun rencana dan program kerja tahunan sebagai pedoman;
·         Menyusun dan meyiapkan data pemerintahan dalam rangka pelaksanaan tugas diwilayah kelurahan;
·         Memberi petunjuk dan membagi tugas kepaada bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar;
·         Menyusun, mengatur dan mencatat keberadaan RT dan RW serta menyelenggarakan pemilihan RT dan RW;
·         Merumuskan dan mengkoordinasikan kegiatan pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku diwilayah kelurahan  sesuai data dan informasi;
·         Melakukan pencataatan administrasi kependudukan dan catatan sipil;
·         Melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka melakukan kegiatan pemerintahan umum di kelurahan;
·         Menilai hasil kerja bawahan dengan cara mengevaluasi pelaksanaan tugas dan prestasi kerja bawahan untuk pembinaan karir;
·         Membantu pelaksanaan dan pengawasan pemilihan umum  (pemilu) untuk kelancaran dan keamanan pemilu;
·         Membantu pelaksanaan tugas-tugas di bidang keagrarian sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku;
·         Membuat tugas-tugas di bidang pajak bumi dan bangunan (PBB) guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), serta membantu penyelenggaran kegiatan administrasi pertahanan sipil;
·         Melaporkan dan mempertanggung jawabkan semua pelaksanaan tugas-tugasnya pada atasan;
·         Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugas.

3.    Tugas Pokok Kepala Seksi Ketentraman, Ketertiban Dan Kebersihan Lingkungan,  adalah sebagai penyusun rencana, menyelenggarakan urusan tugas-tugas pembinaan ketentraman, kertipan dan kbersihan lingkungan masyarakat di lingkungan kelurahan sserta membuat laporan pelaksanaan tugas.

Fungsi Kepala Seksi Ketentraman, Ketertiban Dan Kebersihan Lingkungan :
·         Menyusun rencana dan program kerja tahunan sebagai pedoman:
·         Menyusun dan menyiapkan data perkembangan ketentraman, ketertipan dan kebersihan lingkungan di wilayah kelurahan;
·         Mengawasi dan mengendalikan ketentraman, ketertiban dan kebersihan lingkungan di wilayah kerja serta melakukan pembinaan kepada warga masyrakat;
·         Memberi petunjuk dan memberikan tugas kepada bawahan sesuai dengan bidangnya agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar;
·         Menusahakan adanya pos keamanan lingkungan dan kelengkapan di tempat-tempat tertentu, serta mengawasi jalan siskamling di wilayah kerjanya;
·         Menupayakan supaya wilayahnya aman dari gangguan ketentraman, ketertiban dan kebersihan lingkungan serta melengkapi daftar nama-nama yang dicurigai;
·         Melaporkan pada camat atau instansi yang terkait lain yang berwenang apabila terjadi atau menerima laporan peristiwa kriminal di daerahnya;
·         Menilai hasil kerja bawahan dengan cara mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas serta menilai prestasi kerja bawahan untuk bahan pembinaan karier;
·         Menyampaikan kepada camat melalui lurah dan instansi terkait apabila wilayah kerjanya nampak sesuai hal yang mencurigakan;
·         Membantu dan mengusahakan kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan kerukunan antar warga dan antar umat beragama serta pemerintah;
·         Memberikan saran, melaporkan dan mempertanggung jawabkan semua kegiatan kepada lurah hasil pelaksanaan tugas;
·         Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.
 
4.    Tugas Pokok Kepala Seksi Ekonomi Dan Pembangunan ,  adalah sebagai penyusun rencana membantu pembinaan, koordinasi pelaksanaan pembagunan fisik dan pelayanan umum, produksi dan distribusi serta membuat laporan pelaksanaan tugas.

Fungsi Kepala Seksi Ekonomi Dan Pembangunan :
·         Menyusun rencana dan progaram kerja tahuan sebagai pedoman;
·         Memberi petunjuk dan pembinaan kepada bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan petunjuk   yang hendak di capai;
·         Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidangnya agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana;
·         Menyusun dan menyiapkan data perkembangan fisik ekonomi dan pembangunan di wilayah  kelurahan;
·         Menilai hasil kerja bawahan dengan cara mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas dan prestasi tugas untuk bahan pembinaan karier;
·         Melakukan kegiatan dalam rangka meningkatkan swadaya dan partisipasi Masyarakat untuk menunjang pelaksanaan pembangunan;
·         Membantu pembinaan koordinasi pelaksanaan pembangunan serta menjaga dan memelihara prasarana fisik di lingkungan kelurahan;
·         Membantu pembinaan dan penyiapan bahan-bahan dalam rangka pelaksanaan lokakarya pembangunan di kelurahan;
·         Memelihara dan meningkatkan budaya kegotong royongan warga masyarakat di kelurahan;
·         Memberikan saran alternatif kepada lurah untuk kelancaran pelaksanaan tugas ;
·         Melaporkan dan mempertanggung jawabkan semua pelaksanaan tugas-tugasnya kepada lurah;
·         Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.

5.    Tugas Pokok Kepala Seksi Sosial Dan Kemasyarakatan , sebagai penyusun rencana membantu pembinaan koordinasi bidang kesehatan, keluarga berencana, keagamaan, sosial dan budaya, bantuan dan pelayanan sosial pembinaan generasi muda, kewanitaan dan membuat laporan pelaksanakan tugas.

Fungsi Kepala Seksi Sosial Dan Kemasyrakatan :
·         Menyusun rencana dan program kerja tahunan sebagai pedoman;
·         Menyusun dan meyiapkan data pembinaan bidang kesehatan, pendidikan keluarga berencana, keagamaan sosial dan budaya, bantuan dan pelayanan sosial, pembinaan generasi muda;
·         Memberi petunjuk dan membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bisdangya agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana;
·         Melakukan pelayanan umum kepada masyrakat di bidang sosial dan kemayarakatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
·         Membantu pelaksanaan kegiatan pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK) dan pelaksanaan kegiatan pembinaan karang taruna;
·         Membantu menyalurkan bantuan pemerintah dan bantuan akibat bencana alam, kebakaran serta bencana lainnya kepada masyarakat;
·         Membina kegiatan pengumpulan zakat, infaq dan sedekah serta membantu pelaksanaan pemungutan dana palang merah indonesia (PMI) ;
·         Menilai hasil kerja bawahan dengan cara mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas serta menilai prestasi kerja bawahan untuk bahan binaan karier;
·         Membina dan mengembangkan kegiatan olahraga, senam kesehatan di wilayah serta menciptakan lingkungan hidup serasi dan sehat;
·         Membeerikan bantuan kepada orang-orang dan yatim piatu;
·         Memlihara dan melestarikan tempat-tempat bersejarah dan kawasan wisata alam yang ada di wilayahnya;
·         Memberi saran, melaporkan dan mempertanggung jawabkan semua kegiatan pada lurah;
·         Mekajsanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugasnya.

Berhasilnya suatu proses pencapaian tujuan organisai yang telah di tetapakan sangat bergantung pada unsur manusia yakni pegawai yang melaksanakan tugas-tugas serta kegiatan-kegiatan kebijakan dalam usaha yang bersangkutan. Berkaitan dengan hal tersebut pegawai kelurahan saat terdiri dari 18 orang.
Adapaun jumlah pegawai yang bekerja pada kantor lurah kawatuna dengan daftar nama sesuai pada table dibawah ini :  


NO
NAMA
JABATAN
Jk
GL
1
PERDIN, S.Sos.,M.Si
Lurah
L

2
DARWIN
Seklur
L

3
RUSTAM
Staf
L
III/a
4
LISTIAWATI
Staf
P
II/b
5
ARDIN A. TOLABA
Kasi Pemerintahan
L
III/a
6
MAAT.S.S.Sos
Kasi Trantib
L
III/a
7
ATNILA.SE.
Kasi Ekonmi & Pembangunan
L
III/a
8
MARTHINA SENGA
Kasi Sosisal Kemasyarakatan
P
III/a
9
ANJAS
Staf
L
II/b
10
AKHMAD
Staf
L

11
SITTI ZUBAEDAH
Staf
P

12
TAUFIK
Staf (Linmas)
L

13
MAHMUD
Staf (Linmas)
L

14
RIFKI RAMADHANI
Staf
L

15
RATNA SUKMANINGSIH
Staf
P

16
UMIATI
Staf
P

17
IVAN
Staf
L

18
SRI WAHYUNI
Staf
P









BAB III
GAMBARAN SISTEM INFORMASI
PADA KANTOR KELURAHAN KAWATUNA

3.1. Nama System informasi
       Sistem pengelolaan data yang di gunakan oleh  kelurahan kawatuna masih menggunakan sistem cara manual, yaitu di mana proses penyuratan dan penginputan data-data  kependudukan  masih  menggunakan microsoft word dan microsoft excel .
3.2.  Alasan Penerapan System Tersebut
   Pegawai kelurahan kawatuna ini masih menggunakan sistem yang  terbilang  masih manual di karenakan minimnya Sumber Daya Manusia ( SDM ).  pegawai kelurahan tersebut masih belum memahami tentang perkembangan sistem zaman modern  dan alasan yang paling sederhana yang kami dapatkan yaitu pembuatan surat serta  data kearsipan  kependudukan yang masih di input secara manual yakni dengan menggunakan microsoft word dan excel.  Alasannya, hal ini lebih memudahkan mereka, karena fitur-fitur yang ada di dalam microsoft word dan excel lebih mudah untuk mereka  pahami.


3.3 Manfaat Sistem  Yang Diperoleh
      Menurut para pegawai (staf) sistem ini sudah lebih memudahkan mereka dalam penulisan surat serta  pengarsipan data meskipun  masih secara manual .
3.4 Tantangan / kendala yang dihadapi
      Adapun tantangan atau kendala yang dihadapi baik dari segi pengoperasian komputer maupun sistem program lainnya yaitu terletak  pada sumber daya manusia (SDM). pegawai kelurahan kawatuna yang masih  belum mempunyai keahlian atau pengetahuan dalam pengembangan pengoperasian pada program-program yang jauh lebih mudah  seperti program delphi, java dan VB (visual basic) yang mana program ini dapat memproses lebih cepat dan lebih mudah.
3.5. Personil yang terlibat
      Adapun personil yang terlibat terdiri dari staf-staf yang bekerja di kelurahan kawatuna itu sendiri.
      .   





3.6    Alur Kerja Sistem

                                           Alur kerja pembuatan domisili

 



                                                      3.Masukan data-data sesuai format data.                                                                                                4. proses masukkan data.


1.  Surat  pengantar  ket.
Ke kelurahan.                 5. Di tanda tangani.

                                                                                                                                
2.      Pengisian formulir.
                                                                                                                         ya

                                                                                                                                

                                                                                                                     ya                    








3.7  Pendapat Kelompok
            Pendapat kami mengenai system yang ada di kelurahan kawatuna ini masih sangat manual dan perlunya perkembangan system yang dapat bekerja secara otomatis, di samping lebih memudahkan pengguna juga prosesnya lebih cepat dan menghemat waktu khusunya  dalam penginputan data kependudukan.













BAB IV
MASALAH YANG POTENSIAL UNTUK DI JADIKAN JUDUL/TOPIK

Peserta  A
Judul / Topik             :  
Alasan                         :            
Bagaimana                :


Peserta  B   
Judul/Topik             :
Alasan                              :
Bagaiman                 :


Peserta  C
Judul/Topik             :
Alasan                              :
Bagaimana               :


Peserta  D                      
Judul/Topik             :
Alasan                       :
Bagaimana               :


Peserta  E
Judul/Topik             :
Alasan                       :
Bagaimana               :






















BAB  V
PENUTUP

4.1.      Kesimpulan
            Dari uraian – uraian yang telah di jelaskan pada Bab terdahulu , maka dapat di tarik  kesimpulan Yaitu :
Dengan menggunakan sistem informasi kependudukan, maka akan menunjang kebutuhan akan penyelesaiaan data kependudukan, sehingga dalam proses pendataannya dan informasinya dapat di lakukan secara cepat dan tepat waktu.

4.2.       Saran
            Adapun saran-saran yang dikemukakan oleh kelompok kami yaitu sebagai bahan pertimbangan dan untuk penyempurnaan proses selanjutnya yaitu untuk meningkatkan  penggunaan sistem informasi data kependudukan masyarakat yang di usulkan,  maka harus di dukung oleh peningkatan kemampuan sumber daya manusia khususnya dalam teknologi informasi. di harapkan pula adanya studi lanjut untuk menerapkan dan mengembangkan manajemen informasi secara menyeluruh di masa yang akan datang sehingga pengelolaan data yang di lakukan dapat menjadi lebih baik serta menghasilkan informasi yang akurat, relevan, cepat, dan tepat waktu.






2.3 Penjelasan Kependudukan dan Daftar Tabelnya

            Jika berbicara mengenai kependudukan ada baiknya kita mengetahui apa arti dari kependudukan itu sendiri. Penduduk adalah Warga Negara indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di indonesia. Kependudukan ialah hal ihwal yang berkaitan dengan jumlah,  truktur, Umur, Jenis kelamin, Agama, Kelahiran, Perkawinan,  kehamilan, kematian, Persebaran, Mobilitas dan kwalitas serta ketahanannya yang menyangkut Politik, Ekonomi, Sosial dan budaya.
Pengelolahan kependudukan dan pembangunan keluarga adalah upaya terencana untuk mengarahkan perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk pada seluruh dimensi penduduk.
a.    Kependudukan
1.    Jumlah Penduduk seluruhnya :
Pria                       : 1.843 orang
Perempuan         : 1.779 orang
Jumlah                 : 3.622 orang             =  974 KK

Jumlah wajib KTP :
Laki – laki            = 1.223
Perempuan         = 1.220
Jumlah                 = 2.443

b.    Jumlah Penduduk di rinci menurut golongan umur dan Jenis Kelamin


No
Kelompok Umur
( Tahun )
Pria
( Orang )
Perempuan
( Orang )
Jumlah
( Orang )
1.
0 – 4
138
108
246
2.
5-9
218
200
418
3.
10 – 14
162
169
331
4.
15 – 19
127
153
280
5.
20 – 24
166
168
334
6.
25 – 29
159
175
334
7.
30 – 34
191
192
383
8.
35 – 39
171
149
320
9.
40­ – 44
141
125
266
10.
45 – 49
114
92
206
11.
50 – 54
87
74
161
12.
55 – 59
61
61
122
13.
60 – 64
49
40
89
14.
65 +
59
73
132

2.    Kepadatan penduduk
1.    Pria                                                                   : 71 orang/km2
2.    Perempuan                                                     : 68 orang/km2
3.    Kepadatan penduduk                                   :139 orang/km2

3.    Perubahan jumlah penduduk

No
Kelompok Umur
( Tahun )
Pria
( Orang )
Perempuan
( Orang )
Jumlah
( Orang )
1.
Lahir
19
13
32
2.
Meninggal
4
1
5
3.
Pendatang
6
5
11
4.
Pergi
1
-
1

4.    Kewarganegaraan
a.    Warga negara indonesia
·         Keturunan cina        :  - orang

·         Keturunan arab        :  - orang
b.    Warga negara asing            :  - orang



5.     Transmigrasi

No
Jenis transmigrasi
Pria
( Orang )
Perempuan
( Orang )
Jumlah
( Orang )
1.
umum
-
-
-
2.
Swasta
-
-
-
3.
..........
.....
.....
.....

6.    Jumlah penduduk menurut :
a.    Mata pencaharian :

No
Mata pencaharian
Jumlah
( Orang )
1.
PNS
230
2.
TNI/POLRI
27
3.
Wiraswasta
67
4.
Petani
1.343
5.
Pertukangan
240
6.
Buruh tani
383
7.
Pensiunan
41
8.
Peternak
140
9.
Pedagang
14




b.    Lama pendidikan formal :

No
Lama pendidikan
( tahun )
Jumlah
( Orang )
1.
1 – 3 
........
2.
4 – 6
........
3.
7 – 12
........
4.
13 – 15
........
5.
16 – 18
........
6.
19 +
........


c.    Kelompok umur produktif :

No
Mata pencaharian
Jumlah
( Orang )
1.
10 – 14
331
2.
15 – 19
280
3.
10 – 26
468
4.
27 – 49 
1.375
5.
50 – 56
221
6.
57 +
62





Tidak ada komentar:

Posting Komentar