KATA
PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
kesempatan dan kesehatan sehingga kami dapat menyelesaikan laporan hasil
Observasi pada instansi Kelurahan Kawatuna, sebagai persyaratan penyelesaiaan
Kuliah Kerja profesi ( KKP ) pada Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan
Komputer ( STMIK ) Bina Mulia Palu.
Penulis bersyukur dengan adanya dorongan dan bantuan dari berbagai
pihak khususnya dari teman – teman dan pembimbing, segala kesulitan dan
hambatan yang di temui dapat kami selesaikan.
Dengan segala kerendahan hati, penulis menyampaikan rasa terima
kasih yang tak terhingga atas segala bantuan berupa sumbangan pemikiran,
arahan, dan saran kepada kami. untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang
setulus – tulusnya kepada :
1.
Bapak Perdin,
S.Sos.,M.Si selaku Lurah Kawatuna serta Staf – staf yang telah memberikan izin kepada kami untuk
melakukan penelitian (observasi ) demi terselesainya laporan ini
2.
Bapak
Hariyadi Darmawan, S.Kom selaku pembimbing yang dengan penuh perhatian dan
tanggung jawab dalam membimbing kami selama melaksanakan penelitian (KKP).
3.
Seluruh
teman-teman, rekan-rekan, sahabat-sahabat, yang telah memberikan saran,
dukungan dan bantuannya dalam penyuusunan laporan ini.
Dengan segala
keterbatasan waktu dan kemampuan yang ada, kami menyadari bahwa laporan ini
masih sangat jauh dari kesempurnaan. oleh karena itu, kritikan dan saran sangat
kami harapkan demi kesempurnaan laporan kelompok kami ini. Semoga hal ini
bermanfaat bagi seluruh rekan-rekan pembaca.
Palu , Mei 2014
Penyusun
FLOW SISTEM
YANG BERJALAN
DI KELURAHAN
KAWATUNA
|
|||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||
![]() |
|||||||||||||||||||
![]() |
|||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||
DAFTAR ISI
Halaman judul
..............................................................................................i
Halaman Pengesahan
...................................................................................ii
Kata Pengantar ............................................................................................iii
Daftar Tabel
................................................................................................iv
Daftar Gambar
.............................................................................................v
BAB I PENDAHULUAN
1.1.
Latar
Belakang perlunya di susun Laporan KKP ..................
1.2.
Rumusan
masalah .................................................................
1.3.
Tujuan dan
Manfaat penelitian ..............................................
1.4.
Batasan
masalah ...................................................................
1.5.
Metode
laporan (KKP) .......................................................
1.6.
Sistematika
laporan (KKP) ................................................
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI
KKP
2.1.
Sejarah
Singkat instansi
....................................................
2.2.
Struktur
organisasi instansi ...................................................
2.3 Tugas Pokok dan
Fungsi.......................................................
BAB III GAMBARAN SISTEM ATAU TEKNOLOGI INFORMASI DI INSTANSI KKP
3.1. Nama teknologi / sistem informasi ......................................
3.2.
Alasan
penerapan teknologi / Sistem ..................................
3.3. Manfaat yang di peroleh .....................................................
3.4. Tantangan atau kendala yang di hadapi ..............................
3.5. Personel yang terlibat ..........................................................
3.6. Alur kerja Sistem ................................................................
3.7. Pendapat Kelompok ............................................................
BAB IV MASALAH YANG POTENSIAL UNTUK DI JADIKAN TOPIK /
JUDUL SKRIPSI
BAB V PENUTUP
4.1. Kesimpulan..........................................................................
4.2. Saran....................................................................................
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang perlunya di susun Laporan KKP
Penelitian
(KKP) merupakan suatu bentuk kegiatan belajar di luar kampus, hal tersebut
dilakukan untuk memeperoleh pengalaman, baik untuk pengalaman kerja maupun
pengalaman untuk menambah wawasan serta pengetahuan sesuai profesi dunia kerja,
dengan dilakukannya penelitian (observasi) akan memotivasi mahasiswa untuk bisa
mengembangkan kemampuan dalam menerapkan dan mengaplikasikan ilmu yang di dapat
selama perkuliahan serta mampu belajar memecahkan
masalah yang di dapatkan di instansi
yang di tuju. Penelitian (KKP) ini merupakan salah satu bentuk syarat untuk penyelesaian study akhir pada kampus STMIK BINA
MULIA.
Adapaun
dalam pembuatan laporan ini, kelompok kami mengangkat judul tentang sistem informasi data kependudukan di
kelurahan kawatuna dimana sistem yang ada di instansi ini masih sangat
manual baik dari segi pengoperasian
komputer maupun pengolahan data-data kearsipan kepndudukan di antaranya dalam
segi pelayanan masyarakat contonya pembuatan domisili (surat tempat tinggal)
dimana setiap penduduk memiliki surat domisili. Untuk lebih jelasnya akan
diuraikan pada bab berikut.
1.2.
Rumusan Masalah
Memberikan penjelasan dari hasil
pengamatan selama melakukan penelitian (KKP) di KANTOR KELURAHAN KAWATUNA.
1.3.
Tujuan dan Manfaat
Penelitian (KKP)
1.
Tujuan penelitian
a.
Memenuhi
persyaratan guna menyelesaikan Program Pendidikan di STMIK Bina Mulia Palu .
b.
Membekali peserta
didik dengan pengalaman yang sebenarnya dalam Dunia Kerja sebagai persiapan
guna penyesuian dalam dunia Kerja.
c.
Menumbuhkan serta
meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan
kewajiban.
2.
Manfaat penelitian
a.
Peserta didik
dapat mengenal dan menjelaskan lingkungan pengolahan Data suatu tempat Praktek
Kerja Profesi (KKP) atau Instansi, agar menambah pengetahuan secara Prascital.
b.
Menambah
pengetahuan peserta didik dalam hal penerapan materi pendidikan terhadap bidang
pekerjaan yang sesungguhnya.
1.4.
Batasan Masalah
Dalam penulisan
laporan (KKP) ini kelompok kami membatasi masalah hanya meliputi tentang data
kearsipan kependudukan yang ad di kelurahan kawatuna.
1.5.
Metode laporan (KKP)
Metode
laporan ini dengan melaksanakan penelitian (survey) langsung di kantor
kawatuna, melakukan wawancara, serta mengumpulkan data-data yang diperlukan
untuk penulisan laporan ini.
1.6.
Sistematika Laporan
Sistematika laporan disusun secara rinci sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
BAB II GAMBARAN
UMUM LOKASI KKP
BAB III GAMBARAN SISTEM ATAU TEKNOLOGI
INFORMASI DI INSTANSI TEMPAT KKP
BAB IV MASALAH YANG POTENSIAL UNTUK DI JADIKAN TOPIK /
JUDUL SKRIPSI
BAB V PENUTUP
BAB II
GAMBARAN UMUM LOKASI KKP
GAMBARAN UMUM LOKASI KKP
2.1.
Sejarah Instansi Kelurahan
Kawatuna
Pada tahun 1981 kawatuna sampai sekarang ini beralih status menjadi kelurahan kawatuna
sesuai ketetapan dari pemerintah kota palu 1901 sampai sekarang. Muly
penjajahan sampai jaman kemerdekaan sekarang tercatat sudah 17 kali pergantian
pemmpin atau kepala suku. Sepuluh pemimpin di antaranya di pilih berdasarkan
aspirasi masyarakat, walau masih dalam bentuk demokrasi yang sederhana,
sedangkan tujuh di antaranya di angkat oleh pemerintahan melaui penunjukan
langsung. Adapaun susunan pemerintahan melalui tahun 1901 sampai sekarang
sebagai berikut :dan sistem pengangkatannya pun sudah berubah dari hasil
musyawarah desa menjadi sistem penunjukan langsung oleh kawatuna.
Adapun pimpinan kawatuna dari
awalnya berdiri pada tahun :
1. Baradjiman 1901-1908
2. Limpigau 1908-1912
3. Lamandje 1912-1917
4. Limpigau 1917-1921
5. Parinawa 1921-1924
6. Limpigau 1924-1927
7. Palimgimpu 1927 (hanya 7 hari berkuasa karena kejam)
8. Bulu 1927-1930
9. Kambera 1930-1952
10. Maja rapolele 1953-1980
11. Sudin mandiguni 1980-1993
12. Thompa yotokadi 1993-1999
13. Djois tayeb 1999-2002
14. Drs. Yunus baso 2002-2006
15. Aris abdullah, SE 2006-2008
16. Drs. Yabidi 2008-2013
17. Perdin S.Sos M.Si 2013 sampai dengan sekarang
1.
Letak geografis
Kelurahan kawatuna
merupakan salah satu dari dua belas kelurahan yang ada di kecamatan palu
selatan yang memiliki luas wilayah 20,67 km2,
dengan bentuk permukaan tanah 50% dataran, 25 % perbukitan, 25%
pegunungan, dan 250% m ketinggian dari
permukaan laut, yang terbagi dalam 6 rukun warga (RW) dan 15 rukun tetangga (RT).
Kelurahan kawatuna
terletak pada bagian timur dari kota palu dengan batas-batas sebagai berikut :
·
Sebelah utara
berbatasan dengan kelurahan poboya
·
Sebelah timur berbatasan dengan kabupaten parigi moutong
·
Sebelah selatan
berbatasan dengan kelurahan petobo dan desa ngatabaru
·
Sebelah barat
berbatasan dengan kelurahan lasoani dan kelurahan birobuli utara
Jarak orbitasi kantor kelurahan kawatuna dengan pusat-pusat
pemerintahan adalah sebagai berikut :
·
Jarak ibu kota
kecamatan : 4 km
·
Jarak ke ibu kota kota : 2,5 km
·
Jarak ke ibu kota
provinsi : 6 km
2.
Keadaaan Penduduk
Bersdasar pada
data penduduk secara umum kelurahan kawatuna kecamatan palu selatan kota palu
selatan kota palu provinsi sulawesi tengah, bahwa penduduk kelurahan kawatuna
sebagaiman tabel berikut di bawah ini
Tabel 1
Jumlah Penduduk
menurut jenis kelamin
|
Kelurahan
|
Jenis kelamin
|
Kepala keluarga (KK)
|
Penduduk (jiwa)
|
|
|
Laki-laki
|
perempuan
|
|||
|
Kawatuna
|
1. 247
|
1.315
|
710
|
2. 562
|
Tabel 2
Jumlah Penduduk
Menurut Jenis Kelamin
|
Kelurahan
|
Pendidikan terakhir
|
Penduduk (Jiwa)
|
|||||||
|
I
|
II
|
III
|
IV
|
V
|
VI
|
VII
|
VIII
|
||
|
Kawatuna
|
535
|
336
|
557
|
368
|
635
|
63
|
64
|
4
|
2.562
|
Keterangan :
I : Tidak /
Belum Sekolah
II : Tidak Tamat
SD / Sederajat
III : Tamat SD /
Sederajat
IV : SLTP /
Sederajat
V : SLTA
Sederajat
VI : Diploma
I/II/III
VII : Strata I
VIII : Strata II
Tabel 3
Jumlah Penduduk
Menurut Kelompok Umur
|
Kelurahan
|
Kelompok Umur
|
Penduduk
|
|||||
|
0-4
|
5-14
|
15-29
|
30-49
|
50-69
|
70->75
|
||
|
Kawatuna
|
271
|
463
|
784
|
699
|
322
|
21
|
2.562
|
Tabel 4
Jumlah
Penduduk Berdasar Mata Pencaharian
|
No
|
Mata
Pencaharian
|
Jumlah
Orang
|
|
1
2
3
4
5
6
7
8
|
PNS
TNI /
POLRI
PETANI
PERTUKANGAN
BURUH
TANI
PENSUINAN
PETERNAK
PEDAGANG
|
114
5
1.011
74
33
41
165
34
|
Pada tabel 4 memperlihatkan bahwa mata pencaharian penduduk
kelurahan kawatuna didominasi oleh masyarakat yang menggantungkan hidupnya
dengan bermatapencaharian sebagai petani dengan cakupan persenyase mencapai
68,58 %.
3.
Kelembagaan
a.
Lembaga Pemerintah
Ada beberapa
lembaga pemerintah yang berada di kelurahan kawatuna dengan bidang pekerjaan
sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Lembaga-lembaga pemerintah ini di
fungsikan dengan begitu optimal oleh masyarakat sebagai tempat pelayanan, baik
pelayanan pendidikan, kesehatan dan juga pemerintahan. Berikut lembaga-lembaga
pemerintah yang menjadi sarana pelayanan masyarakat sesuai tugas dan fungsinya.
Tabel 5
Lembaga-Lembaga
Pemerintah Dan Sarana Pelayanan Masyarakat di Kelurahan Kawatuna
|
No
|
Lembaga Pemerintahan
|
Jumlah
|
|
1
2
3
4
5
6
7
|
Kantor Kelurahan
Sekolah Dasar Negeri /Inpres
Puskesmas
Puskesmas Pembantu
Poskesde
Akademi Perawat Donggala
TK Al-Hidayah (di kelola oleh yayasan TP.PKK. Kel.Kawatuna)
|
1
3
1
1
2
1
1
|
Selaiada beberapa
lembaga pendidikan yang di kelola oleh pihak swasta, seperti SD Ibtidaiyah
Al-Khairat dan pesantren Al-Falaq kawatuna.
b. Lembaga Kemasyarakatan
Fungsi lembaga-lembaga
kemasyarakatan di tingkat kelurahan adalah mitra dari pemerintahan kelurahan
dalam menjalankan roda pembangunan dan kemasyarakatan. Keberadaan
lembaga-lembaga kemasyarakatan ini sangat berpangaruh dan memberi warna bagi
perkembangan dan juga kemajuan kelurahana secara menyeluruh. Lembaga
kemasyarakatan juga mencitrakan sekaligus mencerminkan keadaan sosial budaya
masyarakat secara umum dalam pembangunan kelurahan. Keikutsertaan mereka dalam
perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi akan memberi dampak yang sangat besar
bagi kemajuan dan pember
dayaan masyarakat.
Dari tabel 6 di bawah ini memperlihatkan betapa lembaga-lembaga kemasyarakatan
di kelurahan kawatuna cukup banyak ragamnya. Hal ini mencitrakan bahwa
masyarakat sangat terbuka dengan bentukan lembaga-lembaga lokal yang dapat
memberi dampak positif bagi perbaikan dan pembangunan masyarakat setempat.
Tabel 6
Lembaga
Kemasyarakatan di Kelurahan Kawatuna
|
No
|
Jenis Lembaga
|
Jumlah
|
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
|
LPM
Karang Tuna
BKM
KMS
TP-KK
Lembaga Adat
Majelis Taklim
WIA
Kelompok Tani / Ternak
Gapoktan
Bankamdes
TPA/Taman Pengajian Al-Qur’an
Posdaya
|
1
1
1
1
1
1
4
1
7
1
1
2
1
|
2.2.
Struktur
organisasi kelurahan Kawatuna
2.3.1.1.1.1.1.1.1 Tugas Pokok dan Fungsi
1.
Tugas pokok Lurah, adalah sebagai
penyusun rencana, mengkoordinasikan dan mempertanggung jawabkan penyelenggaraan
pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan dalam rangka pelaksanaa
urusan pemerintahan umum dan irisan pemerintahahn daerah serta kesejahteraan
sosial di wilayahnya.
Fungsi Lurah :
·
Menyusun dan
merumuskan rencana dan program kerja di bidang pemerintahan, pembangunan dan
kemasyarakatan sebagai pedoman kerja;
·
Memimpin,
mengatur, membina dan menjelaskan pada bawahan agar pelaksanaan tugas pada
baawahan. Sesuai bidangnya agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik
dan lancar;
·
Meyelenggarakan
tugas pelayanan pemerintahan umum dan pembinaan keagrariaan serta pembinaan
politik dalam negeri serta pembinaan pemerintahan kelurahan;
·
Melaksanakan
koordinasi dengan sekretaris untuk pembinaan karier;
·
Menilai prestasi
kerja seksi dan sekretaris dengan cara mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas;
·
Melakukan korelasi
tugas dengan instansi terkait dalam penyelenggaraan pemerintahan kelurahan,
pelaksanaa pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan sesuai ketentuan
perundangan yang berlaku;
·
Melaksanakan tugas
di bidang pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan sesuai program yang
ditetapkan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat;
·
Melakukan usaha
dalam rangka menggerakkan dan menumbuh kembangkan partisipasi masyarakat dan
swadayagotong royng masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku mempererat rasa
kebersamaan, persatuan dan kesatuan;
·
Melaksananakan
kegiatan dalam rangka pembinaan ketentraman , ketertiban dan kebersihan
lingkungan wilayah sesuai program yang ditetapkan guna meningkatkan keamanan
masyarakat;
·
Melaksananakn
pembinaan terhadap organisasi-organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan lainnya
dalam wilayah kelurahan;
·
Memaraf dan
menandatangi naskah dinas sesuai dengan kewenangannya berdasarkan peraturan
perundangan yang berlaku;
·
Melakukan
pemantauan terhadap penyelenggaraan tugas umum pemerintahan, pembangunan dan
pembinaan kesejahteraan sosial;
·
Memberikan
informasi, saran, dan pertimbangan teknis pelaksanaan tugas kepada walikota;
·
Melaksanakan tugas
lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.
Fungsi Sekretaris Lurah:
·
menyusun rencana
dan program kerja tahunan sebagai pedoman;
·
memimpin dan
melaksanakan tugas dalam bidang administrasi dan ketata usahaan, kepegawaian,
keuangan dan rumah tangga;
·
membagi tugas
kepada bawahan sesuai bidangya agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar;
·
menghimpun dan
mengkordinasikan program di kelurahan yang berhubungan dengan pemerintahan umum
pembinaan ketentraman dan ketertiban;
·
memberi petunjuk
dan pembinaan kepada bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar;
·
menilai hasil
kerja bawahan dengan cara mengevaluasi dan menilai hasil pelaksanaan tugas
untuk pembinaan karir;
·
mengumpulkan bahan
dalam rangka pembinaan wilayah ndan masyarakat;
·
menyusun dan
mempersiapkan, memaraf atau menandatangani naskah dinas sesuai dengan
kewenangannya berdasarkan perundang-undangan yang berlaku;
·
melaksanakan
administrasi kepegawaian, keuangan, administrasi umum untuk menunjang
pelaksanaan tugas pokok dan fungsi;
·
menginventarisasi,
mengolah dan mengevaluasi data baik pemerintahan, pembangunan dan
kemasyrarakatan;
·
menyajikan data potensi
kelurahan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan sepengetahuan lurah,
serta mempersiapkan bahan data admninistratif dalam melaksanakan rapat
koordinasi;
·
memberikan saran
alternatif kepada lurah untuk melancarkan pelaksanaan tugas;
·
melaksanakan tugas
lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai bidang tugasnya.
2.
Tugas Pokok Kepala Seksi Pemerintahan, adalah sebagai penyusun
rencana, menyelenggarakan urusan pemerintahan umum dan pemerintahan kelurahan,
administrasi kependudukan, catatan sipil dan keagrariaan serta membuat laporan
pelaksanaan tugas.
Fungsi Kepala Seksi Pemerintahan:
·
Menyusun rencana
dan program kerja tahunan sebagai pedoman;
·
Menyusun dan
meyiapkan data pemerintahan dalam rangka pelaksanaan tugas diwilayah kelurahan;
·
Memberi petunjuk
dan membagi tugas kepaada bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan
lancar;
·
Menyusun, mengatur
dan mencatat keberadaan RT dan RW serta menyelenggarakan pemilihan RT dan RW;
·
Merumuskan dan
mengkoordinasikan kegiatan pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku
diwilayah kelurahan sesuai data dan
informasi;
·
Melakukan
pencataatan administrasi kependudukan dan catatan sipil;
·
Melaksanakan
koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka melakukan kegiatan pemerintahan
umum di kelurahan;
·
Menilai hasil
kerja bawahan dengan cara mengevaluasi pelaksanaan tugas dan prestasi kerja
bawahan untuk pembinaan karir;
·
Membantu
pelaksanaan dan pengawasan pemilihan umum (pemilu) untuk kelancaran dan keamanan pemilu;
·
Membantu
pelaksanaan tugas-tugas di bidang keagrarian sesuai dengan perundang-undangan
yang berlaku;
·
Membuat
tugas-tugas di bidang pajak bumi dan bangunan (PBB) guna meningkatkan
pendapatan asli daerah (PAD), serta membantu penyelenggaran kegiatan
administrasi pertahanan sipil;
·
Melaporkan dan
mempertanggung jawabkan semua pelaksanaan tugas-tugasnya pada atasan;
·
Melaksanakan tugas
lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugas.
3. Tugas Pokok Kepala
Seksi Ketentraman, Ketertiban Dan Kebersihan Lingkungan, adalah sebagai
penyusun rencana, menyelenggarakan urusan tugas-tugas pembinaan ketentraman,
kertipan dan kbersihan lingkungan masyarakat di lingkungan kelurahan sserta
membuat laporan pelaksanaan tugas.
Fungsi Kepala Seksi Ketentraman, Ketertiban Dan Kebersihan
Lingkungan :
·
Menyusun rencana
dan program kerja tahunan sebagai pedoman:
·
Menyusun dan
menyiapkan data perkembangan ketentraman, ketertipan dan kebersihan lingkungan
di wilayah kelurahan;
·
Mengawasi dan
mengendalikan ketentraman, ketertiban dan kebersihan lingkungan di wilayah
kerja serta melakukan pembinaan kepada warga masyrakat;
·
Memberi petunjuk
dan memberikan tugas kepada bawahan sesuai dengan bidangnya agar pelaksanaan
tugas dapat berjalan dengan lancar;
·
Menusahakan adanya
pos keamanan lingkungan dan kelengkapan di tempat-tempat tertentu, serta
mengawasi jalan siskamling di wilayah kerjanya;
·
Menupayakan supaya
wilayahnya aman dari gangguan ketentraman, ketertiban dan kebersihan lingkungan
serta melengkapi daftar nama-nama yang dicurigai;
·
Melaporkan pada
camat atau instansi yang terkait lain yang berwenang apabila terjadi atau
menerima laporan peristiwa kriminal di daerahnya;
·
Menilai hasil
kerja bawahan dengan cara mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas serta menilai
prestasi kerja bawahan untuk bahan pembinaan karier;
·
Menyampaikan
kepada camat melalui lurah dan instansi terkait apabila wilayah kerjanya nampak
sesuai hal yang mencurigakan;
·
Membantu dan
mengusahakan kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan kerukunan antar warga dan
antar umat beragama serta pemerintah;
·
Memberikan saran,
melaporkan dan mempertanggung jawabkan semua kegiatan kepada lurah hasil
pelaksanaan tugas;
·
Melaksanakan tugas
lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.
4. Tugas Pokok Kepala
Seksi Ekonomi Dan Pembangunan , adalah sebagai penyusun rencana membantu pembinaan,
koordinasi pelaksanaan pembagunan fisik dan pelayanan umum, produksi dan
distribusi serta membuat laporan pelaksanaan tugas.
Fungsi Kepala Seksi Ekonomi Dan Pembangunan :
·
Menyusun rencana
dan progaram kerja tahuan sebagai pedoman;
·
Memberi petunjuk
dan pembinaan kepada bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan petunjuk yang hendak di capai;
·
Membagi tugas
kepada bawahan sesuai dengan bidangnya agar pelaksanaannya dapat berjalan
dengan lancar sesuai dengan rencana;
·
Menyusun dan
menyiapkan data perkembangan fisik ekonomi dan pembangunan di wilayah kelurahan;
·
Menilai hasil
kerja bawahan dengan cara mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas dan prestasi
tugas untuk bahan pembinaan karier;
·
Melakukan kegiatan
dalam rangka meningkatkan swadaya dan partisipasi Masyarakat untuk menunjang
pelaksanaan pembangunan;
·
Membantu pembinaan
koordinasi pelaksanaan pembangunan serta menjaga dan memelihara prasarana fisik
di lingkungan kelurahan;
·
Membantu pembinaan
dan penyiapan bahan-bahan dalam rangka pelaksanaan lokakarya pembangunan di
kelurahan;
·
Memelihara dan
meningkatkan budaya kegotong royongan warga masyarakat di kelurahan;
·
Memberikan saran
alternatif kepada lurah untuk kelancaran pelaksanaan tugas ;
·
Melaporkan dan
mempertanggung jawabkan semua pelaksanaan tugas-tugasnya kepada lurah;
·
Melaksanakan tugas
lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.
5. Tugas Pokok Kepala
Seksi Sosial Dan Kemasyarakatan , sebagai
penyusun rencana membantu pembinaan koordinasi bidang kesehatan, keluarga
berencana, keagamaan, sosial dan budaya, bantuan dan pelayanan sosial pembinaan
generasi muda, kewanitaan dan membuat laporan pelaksanakan tugas.
Fungsi Kepala Seksi Sosial Dan Kemasyrakatan :
·
Menyusun rencana
dan program kerja tahunan sebagai pedoman;
·
Menyusun dan
meyiapkan data pembinaan bidang kesehatan, pendidikan keluarga berencana,
keagamaan sosial dan budaya, bantuan dan pelayanan sosial, pembinaan generasi
muda;
·
Memberi petunjuk
dan membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bisdangya agar pelaksanaan tugas
dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana;
·
Melakukan
pelayanan umum kepada masyrakat di bidang sosial dan kemayarakatan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku;
·
Membantu
pelaksanaan kegiatan pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK) dan pelaksanaan
kegiatan pembinaan karang taruna;
·
Membantu
menyalurkan bantuan pemerintah dan bantuan akibat bencana alam, kebakaran serta
bencana lainnya kepada masyarakat;
·
Membina kegiatan
pengumpulan zakat, infaq dan sedekah serta membantu pelaksanaan pemungutan dana
palang merah indonesia (PMI) ;
·
Menilai hasil
kerja bawahan dengan cara mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas serta menilai
prestasi kerja bawahan untuk bahan binaan karier;
·
Membina dan
mengembangkan kegiatan olahraga, senam kesehatan di wilayah serta menciptakan
lingkungan hidup serasi dan sehat;
·
Membeerikan
bantuan kepada orang-orang dan yatim piatu;
·
Memlihara dan
melestarikan tempat-tempat bersejarah dan kawasan wisata alam yang ada di
wilayahnya;
·
Memberi saran,
melaporkan dan mempertanggung jawabkan semua kegiatan pada lurah;
·
Mekajsanakan tugas
lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugasnya.
Berhasilnya suatu proses pencapaian tujuan organisai yang telah di
tetapakan sangat bergantung pada unsur manusia yakni pegawai yang melaksanakan
tugas-tugas serta kegiatan-kegiatan kebijakan dalam usaha yang bersangkutan.
Berkaitan dengan hal tersebut pegawai kelurahan saat terdiri dari 18 orang.
Adapaun jumlah pegawai yang bekerja pada kantor lurah kawatuna
dengan daftar nama sesuai pada table dibawah ini :
|
NO
|
NAMA
|
JABATAN
|
Jk
|
GL
|
|
1
|
PERDIN, S.Sos.,M.Si
|
Lurah
|
L
|
|
|
2
|
DARWIN
|
Seklur
|
L
|
|
|
3
|
RUSTAM
|
Staf
|
L
|
III/a
|
|
4
|
LISTIAWATI
|
Staf
|
P
|
II/b
|
|
5
|
ARDIN A. TOLABA
|
Kasi Pemerintahan
|
L
|
III/a
|
|
6
|
MAAT.S.S.Sos
|
Kasi Trantib
|
L
|
III/a
|
|
7
|
ATNILA.SE.
|
Kasi Ekonmi & Pembangunan
|
L
|
III/a
|
|
8
|
MARTHINA SENGA
|
Kasi Sosisal Kemasyarakatan
|
P
|
III/a
|
|
9
|
ANJAS
|
Staf
|
L
|
II/b
|
|
10
|
AKHMAD
|
Staf
|
L
|
|
|
11
|
SITTI ZUBAEDAH
|
Staf
|
P
|
|
|
12
|
TAUFIK
|
Staf (Linmas)
|
L
|
|
|
13
|
MAHMUD
|
Staf (Linmas)
|
L
|
|
|
14
|
RIFKI RAMADHANI
|
Staf
|
L
|
|
|
15
|
RATNA SUKMANINGSIH
|
Staf
|
P
|
|
|
16
|
UMIATI
|
Staf
|
P
|
|
|
17
|
IVAN
|
Staf
|
L
|
|
|
18
|
SRI WAHYUNI
|
Staf
|
P
|
|
BAB III
GAMBARAN SISTEM INFORMASI
PADA KANTOR KELURAHAN KAWATUNA
3.1. Nama System
informasi
Sistem pengelolaan data yang di gunakan
oleh kelurahan kawatuna masih
menggunakan sistem cara manual, yaitu di mana proses penyuratan dan penginputan
data-data kependudukan masih menggunakan microsoft word dan microsoft excel
.
3.2. Alasan Penerapan System Tersebut
Pegawai kelurahan kawatuna ini masih menggunakan sistem yang terbilang
masih manual di karenakan minimnya Sumber Daya Manusia ( SDM ). pegawai kelurahan tersebut masih belum memahami
tentang perkembangan sistem zaman modern dan alasan yang paling sederhana yang kami
dapatkan yaitu pembuatan surat serta
data kearsipan kependudukan yang
masih di input secara manual yakni dengan menggunakan microsoft word dan
excel. Alasannya, hal ini lebih
memudahkan mereka, karena fitur-fitur yang ada di dalam microsoft word dan excel
lebih mudah untuk mereka pahami.
3.3 Manfaat Sistem Yang Diperoleh
Menurut para pegawai
(staf) sistem ini sudah lebih memudahkan mereka dalam penulisan surat
serta pengarsipan data meskipun masih secara manual .
3.4 Tantangan /
kendala yang dihadapi
Adapun tantangan atau
kendala yang dihadapi baik dari segi pengoperasian komputer maupun sistem
program lainnya yaitu terletak pada sumber
daya manusia (SDM). pegawai kelurahan kawatuna yang masih belum mempunyai keahlian atau pengetahuan
dalam pengembangan pengoperasian pada program-program yang jauh lebih mudah seperti program delphi, java dan VB (visual
basic) yang mana program ini dapat memproses lebih cepat dan lebih mudah.
3.5. Personil yang
terlibat
Adapun
personil yang terlibat terdiri dari staf-staf yang bekerja di kelurahan
kawatuna itu sendiri.
.
3.6
Alur
Kerja Sistem
Alur kerja pembuatan domisili
3.Masukan
data-data sesuai format data. 4.
proses masukkan data.
1.
Surat pengantar ket.
Ke kelurahan. 5. Di tanda tangani.
2.
Pengisian formulir.
ya
ya
3.7 Pendapat Kelompok
Pendapat
kami mengenai system yang ada di kelurahan kawatuna ini masih sangat manual dan
perlunya perkembangan system yang dapat bekerja secara otomatis, di samping lebih
memudahkan pengguna juga prosesnya lebih cepat dan menghemat waktu khusunya dalam penginputan data kependudukan.
BAB IV
MASALAH YANG POTENSIAL UNTUK DI
JADIKAN JUDUL/TOPIK
Peserta A
Judul / Topik :
Alasan :
Bagaimana :
Peserta B
Judul/Topik :
Alasan :
Bagaiman :
Peserta C
Judul/Topik :
Alasan :
Bagaimana :
Peserta D
Judul/Topik :
Alasan :
Bagaimana :
Peserta E
Judul/Topik :
Alasan
:
Bagaimana :
BAB V
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Dari uraian – uraian yang telah di jelaskan pada Bab terdahulu ,
maka dapat di tarik kesimpulan Yaitu :
Dengan menggunakan sistem informasi kependudukan, maka akan
menunjang kebutuhan akan penyelesaiaan data kependudukan, sehingga dalam proses
pendataannya dan informasinya dapat di lakukan secara cepat dan tepat waktu.
4.2. Saran
Adapun
saran-saran yang dikemukakan oleh kelompok kami yaitu sebagai bahan
pertimbangan dan untuk penyempurnaan proses selanjutnya yaitu untuk
meningkatkan penggunaan sistem informasi
data kependudukan masyarakat yang di usulkan, maka harus di dukung oleh peningkatan
kemampuan sumber daya manusia khususnya dalam teknologi informasi. di harapkan
pula adanya studi lanjut untuk menerapkan dan mengembangkan manajemen informasi
secara menyeluruh di masa yang akan datang sehingga pengelolaan data yang di
lakukan dapat menjadi lebih baik serta menghasilkan informasi yang akurat,
relevan, cepat, dan tepat waktu.
2.3 Penjelasan Kependudukan dan Daftar Tabelnya
Jika berbicara mengenai kependudukan ada baiknya kita
mengetahui apa arti dari kependudukan itu sendiri. Penduduk adalah Warga Negara
indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di indonesia. Kependudukan
ialah hal ihwal yang berkaitan dengan jumlah,
truktur, Umur, Jenis kelamin, Agama, Kelahiran, Perkawinan, kehamilan, kematian, Persebaran, Mobilitas dan
kwalitas serta ketahanannya yang menyangkut Politik, Ekonomi, Sosial dan
budaya.
Pengelolahan kependudukan dan pembangunan keluarga adalah upaya
terencana untuk mengarahkan perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga
untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk
pada seluruh dimensi penduduk.
a.
Kependudukan
1. Jumlah Penduduk seluruhnya :
Pria : 1.843 orang
Perempuan : 1.779 orang
Jumlah : 3.622 orang =
974 KK
Jumlah wajib KTP :
Laki – laki = 1.223
Perempuan = 1.220
Jumlah = 2.443
b. Jumlah Penduduk di rinci menurut golongan umur dan Jenis Kelamin
|
No
|
Kelompok Umur
( Tahun )
|
Pria
( Orang )
|
Perempuan
( Orang )
|
Jumlah
( Orang )
|
|
1.
|
0 – 4
|
138
|
108
|
246
|
|
2.
|
5-9
|
218
|
200
|
418
|
|
3.
|
10 – 14
|
162
|
169
|
331
|
|
4.
|
15 – 19
|
127
|
153
|
280
|
|
5.
|
20 – 24
|
166
|
168
|
334
|
|
6.
|
25 – 29
|
159
|
175
|
334
|
|
7.
|
30 – 34
|
191
|
192
|
383
|
|
8.
|
35 – 39
|
171
|
149
|
320
|
|
9.
|
40 – 44
|
141
|
125
|
266
|
|
10.
|
45 – 49
|
114
|
92
|
206
|
|
11.
|
50 – 54
|
87
|
74
|
161
|
|
12.
|
55 – 59
|
61
|
61
|
122
|
|
13.
|
60 – 64
|
49
|
40
|
89
|
|
14.
|
65 +
|
59
|
73
|
132
|
2. Kepadatan penduduk
1.
Pria :
71 orang/km2
2.
Perempuan :
68 orang/km2
3.
Kepadatan penduduk :139 orang/km2
3.
Perubahan jumlah
penduduk
|
No
|
Kelompok Umur
( Tahun )
|
Pria
( Orang )
|
Perempuan
( Orang )
|
Jumlah
( Orang )
|
|
1.
|
Lahir
|
19
|
13
|
32
|
|
2.
|
Meninggal
|
4
|
1
|
5
|
|
3.
|
Pendatang
|
6
|
5
|
11
|
|
4.
|
Pergi
|
1
|
-
|
1
|
4. Kewarganegaraan
a. Warga negara indonesia
·
Keturunan cina :
- orang
·
Keturunan arab :
- orang
b. Warga negara asing : - orang
5. Transmigrasi
|
No
|
Jenis transmigrasi
|
Pria
( Orang )
|
Perempuan
( Orang )
|
Jumlah
( Orang )
|
|
1.
|
umum
|
-
|
-
|
-
|
|
2.
|
Swasta
|
-
|
-
|
-
|
|
3.
|
..........
|
.....
|
.....
|
.....
|
6. Jumlah penduduk menurut :
a. Mata pencaharian :
|
No
|
Mata pencaharian
|
Jumlah
( Orang )
|
|
1.
|
PNS
|
230
|
|
2.
|
TNI/POLRI
|
27
|
|
3.
|
Wiraswasta
|
67
|
|
4.
|
Petani
|
1.343
|
|
5.
|
Pertukangan
|
240
|
|
6.
|
Buruh tani
|
383
|
|
7.
|
Pensiunan
|
41
|
|
8.
|
Peternak
|
140
|
|
9.
|
Pedagang
|
14
|
b. Lama pendidikan formal :
|
No
|
Lama pendidikan
( tahun ) |
Jumlah
( Orang )
|
|
1.
|
1 – 3
|
........
|
|
2.
|
4 – 6
|
........
|
|
3.
|
7 – 12
|
........
|
|
4.
|
13 – 15
|
........
|
|
5.
|
16 – 18
|
........
|
|
6.
|
19 +
|
........
|
c. Kelompok umur produktif :
|
No
|
Mata pencaharian
|
Jumlah
( Orang )
|
|
1.
|
10 – 14
|
331
|
|
2.
|
15 – 19
|
280
|
|
3.
|
10 – 26
|
468
|
|
4.
|
27 – 49
|
1.375
|
|
5.
|
50 – 56
|
221
|
|
6.
|
57 +
|
62
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar